3 Sunnah Bagi Orang yang BerQurban Anjuran Rasulullah ﷺ

 

Tentunya, agar ibadah kurban menjadi lebih sempurna dan sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW.

Berkurban adalah ibadah sunnah yang sangat dianjurkan di bulan Zulhijah. Di dalam melaksanakan ibadah sunnah ini, ada pula anjuran untuk orang yang berkurban.

Jika tahun ini kita punya rezeki untuk berkurban, setidaknya ada tiga sunnah yang bisa kita lakukan untuk menyempurnakan kurban kita:

1. Tidak memotong rambut dan kuku setelah 1 Zulhijah

Jika seseorang berniat untuk berkurban, Rasulullah ﷺ menganjurkan agar dia tidak memotong rambut dan kukunya hingga hewan kurban disembelih. Beliau ﷺ bersabda:

إِذَا رَأَيْتُمْ هِلاَلَ ذِي الْحِجَّةِ وَأَرَادَ أَحَدُكُمْ أَنْ يُضَحِّيَ فَلْيُمْسِكْ عَنْ شَعْرِهِ وَأَظْفَارِهِ

Apabila kalian melihat hilal masuknya bulan Zulhijah, dan salah seorang di antara kalian ingin berkurban, maka hendaklah ia menjaga rambut dan kukunya (tidak memotongnya) (HR. Muslim no. 1977).

Dalam riwayat lain, Rasulullah ﷺ menganjurkan agar tidak memotongnya hingga ia menyembelih kurbannya. Imam Syafii menjelaskan bahwa hadis ini menunjukkan kemakruhan memotong kuku dan rambut, sehingga meninggalkannya lebih utama.

Adapun hikmah dari kemakruhan ini adalah agar semakin banyak anggota tubuh yang terbebas dari api neraka (‘ataqah min an-nar).

2. Menyembelih sendiri hewan kurban

Menyembelih hewan kurban memang bukan perkara mudah. Namun, orang yang berkurban disunnahkan untuk menyembelih hewan kurbannya sendiri jika mampu.

Rasulullah ﷺ juga menyembelih sendiri hewan kurbannya. Sahabat Anas bin Malik ra. meriwayatkan:

أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم كَانَ يُضَحِّي بِكَبْشَيْنِ أَمْلَحَيْنِ أَقْرَنَيْنِ، وَوَضَعَ رِجْلَهُ عَلَى صَفْحَتِهِمَا، وَيَذْبَحُهُمَا بِيَدِهِ‏

Nabi ﷺ berkurban dengan dua kambing yang putih belang hitam dan bertanduk. Beliau meletakkan kakinya di atas rusuk kambing itu lalu menyembelih dengan kedua tangannya sendiri (HR. Bukhari no. 5564).

3. Mengucapkan basmalah sebelum menyembelih

Sebagaimana penyembelihan pada umumnya, orang yang menyembelih hendaknya membaca basmalah sebelum menyembelih hewan kurban tersebut. Rasulullah ﷺ bersabda:

مَنْ ذَبَحَ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّيَ فَلْيَذْبَحْ أُخْرَى مَكَانَهَا، وَمَنْ لَمْ يَذْبَحْ فَلْيَذْبَحْ بِاسْمِ اللَّهِ

Siapa yang menyembelih sebelum shalat, hendaklah ia menyembelih kembali dengan sembelihan lain sebagai gantinya, dan siapa yang belum menyembelih, hendaklah menyembelih dengan menyebut nama Allah (HR. Bukhari no. 985).

Secara umum, semua perbuatan yang kita lakukan hendaklah dimulai dengan membaca basmalah agar berkah. Rasulullah ﷺ bersabda:

كُلُّ أَمْرٍ ذِيْ بَالٍ لَا يُبْدَأُ فِيْهِ بِبِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ أَقْطَعَ

Setiap perkara penting yang tidak dimulai dengan bismillahirrahmanir rahiim (Dengan nama Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang), amalan tersebut terputus berkahnya (Akhlak Rawi Khatib no. 1401)

Jika tahun ini kita berkesempatan untuk berkurban, maka alangkah baiknya kita sempurnakan kurban dengan amalan-amalan di atas. Semoga Allah menerima kurban oran-orang yang berkurban tahun ini dan memberi kesempatan bagi yang belum di tahun-tahun berikutnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.