banner 728x250

Hampir 5 juta penduduk Lebanon hidup dalam kemiskinan.

  • Bagikan

Pada hari Selasa (1/6), Bank Dunia mengungkap bahwa sejak akhir 2019 Lebanon telah menghadapi tantangan yang rumit, termasuk krisis ekonomi dan keuangan. Krisis ekonomi yang dihadapi Lebanon dalam beberapa tahun terakhir diakui Bank Dunia sebagai salah satu yang terburuk dalam 150 tahun.

“Krisis ekonomi dan keuangan kemungkinan akan menempati peringkat 10 besar, mungkin 3 teratas, dalam daftar krisis paling parah secara global sejak pertengahan abad kesembilan belas,” ungkap Bank Dunia dalam laporannya, seperti dilansir AP.

Saat ini puluhan ribu orang telah kehilangan pekerjaan, banyak di antaranya memutuskan meninggalkan negara itu untuk mencari peluang di luar negeri. Hampir setengah dari 5 juta penduduk Lebanon hidup dalam kemiskinan.

Dilansir dari AP, perwakilan Bank Dunia diagendakan untuk mendesak pemimpin Lebanon agar segera mengatasi krisis ekonomi serta politik yang melanda.
Pada Maret 2020, Lebanon gagal membayar utangnya, merupakan yang pertama kalinya dalam sejarah negara itu. Kegagalan ini disebabkan oleh mata uang lokal kehilangan lebih dari 85% nilainya.

Bank Dunia menilai, kelambanan dalam mengambil kebijakan serta tidak adanya pemerintahan yang berfungsi penuh mengancam kondisi sosial ekonomi yang memang sudah dalam keadaan sangat buruk.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *